Rabu, 02 Oktober 2013

‘Mie Ayam Ijo’


Wah! Apa yang ada dibayangan anda ketika saya menyebutkan tentang Mie Ayam Ijo? Pasti yang ada dalam bayangan anda adalah Mie Ayam dengan mie berwarna hijau, ditambah ayam yang diiris kecil-kecil, ditaburi bawang goreng dan sayur caisim, juga dengan pangsit, dan tentunya dengan kuah khas yang dapat dicampur aduk sesuai selera dengan sauce dan sambal. Mantap, apalagi jika disandingkan dengan es teh manis atau es juice. Di udara panas makanan seperti ini memang paling diburu.
Tepat Minggu, 29 September 2013, matahari hari itu cukup terik menyinari Kota Tangerang. Lalu saya menjadi terpikirkan untuk makan Mie Ayam Ijo, pasti akan mantap sekali. Dan seketika itu, saya juga menjadi teringat dengan tugas yang diberikan oleh Pak Megi dosen Dasar-dasar Penulisan tentang penulisan sebuah riset (hasil pengamatan) non-fiksi deskripsi tentang ‘Wisata Kuliner’. Wah, kalau begini ceritanya saya jadi ingat juga dengan sebuah peribahasa, ‘sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui’, yang bisa diartikan; di hari minggu dengan cuaca panas seperti ini saya dapat memanjakan lidah dan perut saya dengan Mie Ayam Ijo dan juga dapat menceritakan tentang nikmatnya makanan itu untuk tugas penulisan riset saya. Hebat!
Mie Ayam Ijo, sesuai namanya, dan sesuai dengan kalimat-kalimat di paragraph pertama tulisan ini, yaitu adalah sebuah mie ayam yang jelas berbeda dengan mie ayam lainnya, yang membedakannya dengan mie ayam lain adalah karena mie di mie ayam ini berwarna hijau. Masih jarang memang, kita temui sekarang ini mie ayam berwarna hijau, mie yang dibuat dari tepung terigu protein tinggi, tepung sagu, dan bayam untuk pewarna alami hijaunya-lah yang membuat mie ayam ini berbeda dari mie ayam lain, karena itu mie ayam ini mengandung protein yang cukup, sehingga kesehatan kita akan tetap terjaga.
Saya dapat menikmati mie ayam seperti ini dengan cukup mudah, karena memang tempat makannya cukup dekat dengan rumah saya di Batuceper, dengan mengendarai sepeda motor, saya langsung menuju ke tempat dijualnya makanan ini, sampai disana saya langsung segera memesan, tempat makannya cukup rapih tertata dan bersih sehingga akan membuat pengunjung nyaman ketika makan. Ditambah juga adanya kipas angin yang membuat ruangan tidak sumpek dan menjadi adem. Tidak sabar menunggu, saya juga memesan es teh manis, menikmatinya dulu sambil menunggu si Mie Ayam Ijo. Dan yummy! Ketika mie ayam ijo dihidangkan, saya pun menyantapnya dengan lahap. Mie ayam ini ditaburi dengan ayam yang dipotong kecil-kecil, sayur caisim, dan serpihan bawang goreng renyah, tidak lupa juga ditambah dengan kriuk-kriuk kerupuk pangsitnya. Mie di mie ayam ijo ini cukup lembut dan kenyal ketika di makan, kuahnya yang khas dan kental-lah yang juga menjadi ciri dari kenikmatan di tempat makan Mie Ayam Ijo ini. Sauce dan sambal dituang untuk menambah cipta rasa dan kenikmatan mie ayam ini, karena saya cukup menyukai pedas, jadi saya menambahkan banyak untuk sambalnya dan wow! Mantap sekali, apalagi dilengkapi es teh manis. Di tempat makan mie ayam ijo ini kita juga bisa menambahkan bakso jika kita mau. Dan jika ruang perut kita besar, karena tanpa bakso saja porsi mie ayam ijo ini sudah sangat mengenyangkan.
Setelah puas dengan mie ayam ijo dan es teh manis di siang bolong ini, saya pun pulang ke rumah, dengan perut kenyang dan hati senang tentunya. Jika ingin mencoba mie ayam ijo, cari saja tempat makannya atau bisa datang ke daerah rumah saya. Selamat mencari dan menikmati Mie Ayam Ijo! :)

Sabtu, 28 September 2013

Ijinkan aku, Sayang.

... sabtu malam ku sendiri~ tiada teman ku nanti~

Begitu kira-kira, lirik awal sebuah lagu dari Marshanda dengan judul Kisah Sedih di Hari Minggu. Dan begitu pula-lah kira-kira satu lirik yang menjelaskan perasaanku saat ini, sendiri, di sabtu malam, tanpa menanti seseorang, kekasih tepatnya.
Dua hari kita tak saling memberi kabar, sayang. Ah tidak, bahkan bisa di bilang lebih, sudah hampir 2 minggu ini kita tak saling banyak menyapa dan berkomunikasi, apalagi berjumpa. Minggu lalu, kau sibuk dengan acara keluar kota itu. Dan baru aku tau tadi, ketika aku menghubungimu untuk mengajak berkencan di sabtu malam ini, ternyata kau juga sedang berada di luar kota 'lagi' untuk organisasimu itu.
Sedih rasanya, tak pernah menjadi yang diutamakan. Sedih rasanya, tak pernah menjadi yang terpilih diantara kesibukan-kesibukanmu itu. Sedih rasanya, karena sampai sekarang sepertinya tak begitu penting aku di matamu. Mengeluh? Sudah, aku sudah mengeluh pada cermin di kamarku, dengan ribuan kalimat jengkel disertai lelehan airmata yang dengan lancangnya mengucur deras di pipiku. Lalu dengan sujud panjang ketika aku menghadap Tuhan-ku, tapi bukan kalimat jengkel yang keluar ketika sujud itu, sayang, hanya kalimat Do'a meminta Dia menjagamu. Percayalah, aku selalu memintaNya menjagamu; hanya untukku.

Sekarang ini ingin aku bertanya; Apakah kau lelah dengan segala aktivitasmu itu, sayang? Apa kau penat? Apa kau sehat sekarang ini dengan puluhan kegiatan yang kau jalani tiada henti? Sungguh, rasanya ingin sekali sekarang ini aku berada disampingmu, tak apa walau hanya menjadi bantal. Aku ingin kau beristirahat sebentar saja di pelukku, tanpa beban, tanpa memikirkan apapun, membuang segala pikiran-pikiranmu tentang kegiatanmu itu. Buang segalanya sayang! Sebentar saja! Aku akan membantumu menghilangkan segala kepenatanmu itu. Membuat rileks pikiran dan hatimu. Membuatmu nyaman untuk berada disisiku melupakan kelelahanmu itu. Tapi tolong, ijinkan aku.. Dan beri aku kesempatan untuk itu, sayang..

Minggu, 22 September 2013

Keep Khudznuzon (with You, and Allah SWT)

'Resiko punya pacar aktivis Kampus'. Euwh, denger kalimat itu ngeri banget yah, apalagi gue yang ngerasain punya pacar begitu. >,<
Ups, sebelumnya biarkan gue memperkenalkan siapa yang akan gue ceritain disini. Yah, Dedik Arianto, gue biasanya manggil jojo, hehe. Cowo yang satu tahun terakhir ini sukses ngebuat hidup gue penuh warna; dari seneng, sedih, susah, ah, campur aduk deh, gado-gado aja kalah campur aduknya. Bahkan ada kalanya dimana gue ngerasa jadi wanita yang paling bahagia, dan jelas, ada kalanya juga gue ngerasa jadi wanita paling menderita dalam kisah cinta ini. Hiks. Kenapa coba kadang gue ngerasa menderita? Ya karna kalimat pertama di story ini, of course.
Oke, disini gue akan story tentang cowo gue yang nyebelin. Kenapa gue bilang 'cowo gue yang menyebalkan'? Karena emang, jojo ini selaluuuuuu nyebelin nggedegin dan ngeselin banget jadi cowo!!! Kebanyakan ngeyebelinnya daripada nyenenginnya, asli!!! Hih!!! Ah, back to topic my story.
Jojo, 21 tahun, Mahasiswa Semester 7 Jurusan Teknik Elektro di STT-PLN (Sekolah Tinggi Teknik-PLN) Jakarta. Selain statusnya sebagai Mahasiswa, dia juga aktif di Organisasi Kampus, dulu sih dia jadi announcer radio kampusnya, tapi kayanya jabatannya berubah jadi teknisi radio, dan itu dilakoninnya sampe sekarang. Selain itu, sekarang dia juga menjabat jadi Mentri Sosial dan Politik di Badan Eksekutif Mahasiswa di kampusnya. Masih anget banget di ingetan gue beberapa bulan lalu dia bilang dia mau masuk BEM. Dan tau apa respon gue? Ya gue gak terima. Engga! Gue takut nanti dia sibuk dan kita jadi jarang komunikasi. Radio sama kuliahnya aja udah bikin dia cuek yang menghasilkan jadi jarangnya komunikasi kita, apalagi ditambah jadi anggota SosPol BEM. Duhhh membayangkannya saja aku tak mampu waktu itu. >.<
Tapi sekarang setelah dipikir-pikir, kenapa juga dulu gue ngelarang-larang ya, itu kan hak dia, cara dia mengaspirasikan jiwa Mahasiswanya, cara dia 'menjual dirinya' di masyarakat, dan cara dia menjadi seorang Mahasiswa yang ngga 'kupu-kupu' (kuliah pulang kuliah pulang). Dulu sih di BEM SosPol dia masih jadi anggotanya, tapi seiring berjalannya waktu, juga berakhirnya jabatan PresMa lama, dan bergantinya tahun ajaran baru, jadi di Kabinet BEM baru ini dia diangkat deh jadi Mentri SosPolnya, ibaratnya Ketua SosPol gitu lah ya hehe. Shock abis pas dia cerita tentang dia sekarang jadi Mentri SosPolnya. Yang ada dipikiran gue: Oh My God, kumaha nasib gue selanjutnya? Jadi anggota aja dia udah jarang sms, apalagi jadi Mentrinya? :'(
And see, now? Dia makin cuek bebek. Entah karna sifatnya dari lahir emang begitu atau gimana, ngga ngerti. Pernah bahkan dulu, ngga kontek 2 minggu, bener-bener tanpa sms, apalagi telpon, ketemu? Lah apalagi. Di mimpi iya! Sedih? Gue sedih? Ngga usah ditanya! Sedih bangeeeeeettt meeeeeenn. Ditinggal kesana-kesini dengan berbagai aktivitas di Kementriannya, secara SosPol kan ya, jadi rajin-rajin deh tuh jalan-jalan ke kampus-kampus orang. Tau darimana gue kalo dia pergi-pergi ke kampus-kampus orang? Bukan, bukan karena di sms sama dia di kasih tau, tapi gue taunya pas ketemu, dia cerita semuanya. Jadi kalo ketemunya sebulan setelah dia pergi ke kampus orang atau ke acara-acara, ya emang basi lah tu cerita. But, it's so funny for me. Ketika dia bercerita tentang segala hal yang dia alamin, itu sangat sangat menyenangkan buat gue denger, berasa di dongengin, dan tentu jadi banyak tambahan ilmu yang gue dapet dari cerita-cerita dia. Dan satu lagi, karena gue 'suka nanya', jadi seneng aja kalo tiap nanya eh dijawab sama dia segala halnya. Hehe. Belom lagi tugas BEM lain yang udah di depan mata dia yang akan dia laksanain. Jadwal sampe bulan Oktober yang udah full, weekend yang biasanya buat gue juga udah jadi kaya week day, kaya hari hari biasanya, minggu pun dia ke kampus, tiap hari pun pulang malem gak jelas jamnya. Malah sering gue yang notabene kuliah malem dan pulang kuliah jam 10 malem, eh dia yang kuliah pagi juga baru pulang. Duh, Itulah yang membuat dia jadi seorang cowo yang jarang banget banget BANGET merhatiin cewenya, gue. Miris abis. T_T
Gue rasa semua cewe butuh perhatian dari cowonya, butuh di sayang, dan semua hubungan butuh komunikasi. Dulu, beberapa kali, gue sempet pengen nyerah sama hubungan ini. Iya lah, gue cewe, dan seperti apa kata gue diatas, cewe butuh perhatian, kaya cowo yang butuh kepercayaan. Kemarin 4 hari kita juga gak saling ngabarin, dan lagi lagi, gue hampir nyerah 'lagi. Tapi gue solat, do'a, selalu minta yang terbaik sama Allah, dan minta untuk dikasih khudznuzon ke jojo, yaudah lah khudznuzon pokonya, mikir baik-baik aja, mungkin dia lagi sibuk banget makanya gak ngabarin, iya khudznuzon, selalu khudznuzon pokonya! Dan lalu, ketika gue iseng buka twitter, tiba-tiba gue baca di timeline twitter ada @WOWkonyol, begini katanya:


"It will heal you." "Ini akan menyembuhkanmu." Setelah baca tulisan itu, jadi mikir semikir-mikirnya. Ya Rabb, iya yah, kenapa gue mesti nunggu di perhatiin? Kenapa ngga gue aja yang emang mampu dan sangat bisa untuk ngasih perhatian ke jojo ya perhatian ke dia? Lagian apa salahnya? Toh itu hak dia juga dan kewajiban gue sebagai cewenya. Dan lagi, toh dia juga gak macem-macem kok disana, insya Allah. Dia cuma menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai Mahasiswa, apa yang salah? Apa yang patut di adilin? Ngga ada kan? Toh ketika dia punya waktu dia juga sms gue, ngajak smsan, ngajak ketemu, berbagi semua halnya. Sesibuk-sibuknya dia dia juga ngga lupa kok sama gue, dia juga PASTI dan AKAN ngeluangin waktunya buat gue, disini gue hanya dituntut agar ngerti gimana dia, kondisi dia, keadaan dia, dan ngga ngadilin dia dengan judge yang aneh-aneh, itu cukup. Trus apa lagi yang mesti di salahin? Udah gede, udah sama-sama dewasa. Masing-masing punya mimpi dan cita-cita yang harus dikejar. Dia dengan semangatnya sendiri ngejar mimpinya, begitupun gue, gue bisa nyimak dan niru semangatnya untuk gue ngerjar mimpi gue. Bangga, bangga banget gue sama dia, dan pasti akan lebih bangga ketika dia mampu membagi rata dan adil terhadap semua halnya. Tapi gapapa, tugas gue sekarang gue harus ngedukung apapun yang dia lakuin, dan selalu ngejaga & meluk dia lewat Do'a. Kalo lagi kangen ya tinggal nangis, ribet amat huehehe. >,<

So, ending dari cerita ini adalah tentang 'khudzuzon', terutama khudznuzon sama Allah, berbaik sangka sama Allah. Apapun yang Allah kasih, lelaki seperti apapun kekurangan dan kelebihannya, ketika kita mampu tulus ikhlas dan sabar sayang sama dia, Allah juga bakal ngasih jalan kok, Allah Maha Tahu apa-apa yang terbaik untuk hambaNya. Aamiin. :)

Selasa, 17 September 2013

Dia adalah Duniaku.

Dia adalah Duniaku.

Melihatnya membuatku seperti berteduh. Berada di dekatnya membuatku seolah wanita yg sangat terlindungi.
Kepadanya aku berterima kasih; untuk setiap cinta yang aku temukan, untuk bagaimana telah membuat jantungku berdegup cepat ketika bertemu, untuk membuat keremajaanku berubah menjadi anak kecil dengan cinta monyetnya.
Kepadanya aku berterima kasih, untuk telah menunjukkan seperti apa isi dunia, walau kadang hanya sebatas dongeng nyata.
Dan kepadanya aku berterima kasih, karena telah membuat mimpi-mimpi kecilku menjadi nyata.
Darinya aku belajar tentang apa itu sabar, sabar bahwa tidak semua hal dapat terwujud dan butuh lebih dari sekedar kerja keras untuk itu, dia adalah inspirasiku.
Darinya aku belajar tentang apa itu menunggu, tentang akan betapa indahnya akhir dari menunggu.
Dan darinya aku belajar untuk selalu berfikir positif, untuk tidak meninggalkannya, dan untuk tetap selalu disisinya menjaga apa yang disebut 'kita'.






Aku begitu menyayanginya.. 
Dia adalah Duniaku.

Minggu, 12 Mei 2013

Tanpa Judul.

Kadang gak ngerti sama petunjuk Allah. Terlalu sulit untuk dipelajari semua hal yang terjadinya, dan terlalu rumit untuk diambil kesimpulan. Ya Allah, mohon, aku hanya minta yang terbaik untukku dan untuk semua. Mohon perlihatkan semua yang terbaik kepadaku.
Aku sangat percaya terhadap semua kebaikan dariMu. Terimakasih. :)

Minggu, 28 April 2013

Yuk Dzikir! :D

Assalamualaikum. Ah senengnya, abis corat coret di stick notes dan WALLAAAAAAA! Jadi deh di tempel di depan binder gini, cantik kaaaann, dan jadi bikin makin semangat deh buat selalu mengingat dan melafadzkan dzikir. :D



Allah itu memang Maha Pemurah, dan Islam adalah agama yang selalu mempermudah makhluknya dalam segala urusan. Liat deh, seperti yang diriwayatkan dalam Hadist Riwayat Muslim:


"Barangsiapa yang membaca Subhanallah 33 kali, Alhamdulillah 33 kali, AllahuAkbar 33 kali, dan kemudian ia menggenapkannya 100 dengan membaca, 'Laa ilaha illAllahu wahdahu laa syariikalah, lahul mulku wa lahul hamdu wa Huwa ala kulli syai'in qadiir' (Tiada Tuhan yang wajib disembah selain Allah yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nya segala kerajaan dan milik-Nya segala pujian, dan Dia Mahaberkuasa atas segala sesuatu) tiap-tiap kali selesai shalat, maka segala kesalahannya akan diampuni meskipun seperti banyaknya buih di lautan." [H.R Muslim]

Tuhkan, Subhanallah. Betapa ringan amalan diatas tapi besaaaarrr bangett pahala yang dikasih sama Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Semoga kita dapat selalu ngejalanin shalat 5 waktu dan mengamalkan sunnah diatas yah! Aamiin ya Rabbal 'Alamin! Mari berdzikir! :D

Senin, 18 Maret 2013

Ketika aku merindukanmu.

Aku sadar, aku sedang merindukanmu. Karena, ketika aku memejamkan mata, itu bukan lagi tentang gelap. Tapi tentang wajah. Wajah seseorang yang selama hampir 7 bulan ini mengisi hati.

Kamis, 21 Februari 2013

Pertama kali ditinggal pergi jojo, jauuuuuuuhh :(

Aku gak bisa bobo, Hon. Gimana ini. Ini jam 00.44. Bisa kebablasan Subuhan lagi ini aku huhu. Kamu lagi apa yah? Oh iya kamu kan lagi di perjalanan mau ke Lampung.
Honey, jauh banget sih perginya. Kamu udah sampe mana yah sekarang? Aku mau sms, tapi takut kamu lagi bobo. Lagian aku juga tadi udah pamit mau bobo :(
Baru kali ini semenjak 5 bulan 6 hari kita jadian kamu pergi jauh dari Tangerang. Ih aku takut, sedih, gak tau kenapa kali huhu. Take care ya, Honey. Sampe sana jangan macem-macem aaah. Oh iya, aku nemu ini di Email aku tadi, pemberitahuan kalo kamu mention aku di Twitter, udah lama sih ini email dari tanggal 07 Februari, tapi ini manis. Dan aku screenshot nih.



Aaaaa I Miss You so much too, Honeeeeey<3

Selasa, 19 Februari 2013

:D

Hallo, mau cerita boleh? Blog ini sebenernya sih cuma untuk blog-blog gue sendiri aja sih ya. Untuk curhatan gue, untuk suatu saat semua kebahagiaan gue ini dapat gue kenang lagi, bisa bikin gue ketawa-ketawa lagi mungkin kalo baca, tapi kalo ada  orang lain yang baca sih ya gapapa hehehe :D
So, gue pengen cerita tentang hari gue yang sangat sangat amazing hari ini! Ahhhh seneng banget Ya Allah, abis jalan dongs sama dedik, cowo yang paaaaaaling gue sayang hihihhi. Dijemput jam 2 siang sama dia, abis itu cussss ke tamkot. Seneeeeng banget, tiap di bonceng sama mio soul putihnya itu, uh pangeran bermio soul putih-ku :3 #halah
Gue paling seneng tiap lagi diperjalanan sama dia. Bebas! Meluk dia begini begitu, nyubit dia, ngegigit punggung dia tangan dia, ahhh bebas deh mau ngapa-ngapain juga tiap lagi dibonceng dia. Gue suka banget sama punggungnya, sumpah! Sampe di tamkot, yah lagi lagi gue sama dia keujanan. Dari dulu, sensi bet kayanya tuh tamkot sama gue berdua, gak rela banget kayanya gue pacaran disana .-.
Pas udah reda, tadinya sih pengen nonton muehehhe tapi gak jadi, gak ada film yang bagus sih, lagian di dukung dengan kondisi dompet yang juga gak mendukung untuk terlaksananya nonton bioskop ituuuu... pffft.
Inti dari perjalanan lima jam-an hari ini bareng jojo, seneng banget deh! Apalagi ketika dia nyium tangan gue, ahhh maniissss, lebih manis daripada lo dikasih berlian seberapa banyakpun itu! Percaya sama gue! Cewe sangat ngerasa disayang sama cowonya ketika cowonya nyium tangan cewenya! Rasanya itu, lo disayang banget, dihargain, dilindungin. Duh gak bisa dijelasin sama kata-kata, saking senengnya nih gue :(
Tapi, dari itu gue sadar, gue semakin sayang nih sama dia.
Dan kalo kita makin cinta sama seseorang, maka akan dengan pastinya kita semakin semakin dan semakin takut kehilangan dia. Harus ngasih peringatan dini nih ke diri gue sendiri. Sampe gue ngucap ke diri gue sendiri;
"Inget silpi, jangan berlebihan rasa sayangnya. Inget silpi, gak boleh sayang sama dia LEBIH dari rasa sayang lo ke Allah. Inget silpi, jangan sampe lo kehilangan 'lagi' orang yang lo sayang bangetttt karena Allah murka sama sikap lo yang lebih sayang ke hambaNya daripada ke Allah. Bissmillahirrahmanirrahim :-)"
Hihihi, gue kasih tau nih, jangan sampe deh yah lo mencintai seseorang LEBIH dari lo cinta sama Allah. Nanti Allah murka, gamau kan orang yang paling lo sayang malah diambil sama Allah? Jangan sampe deh. So, cintailah dia sekadarnya saja. :-)

Kamis, 14 Februari 2013

Ana ukhibbu ilakh...

Ya Rabb, kenapa ada orang yang dengan teganya merusak kebahagiaan orang lain? Apa yang ada dalam fikirannya? Bagaimana kalau misalkan kebahagiaan dia yang di rusak? Pasti sakit. Sangat menyakitkan, Ya Rabb.

Maafkan aku Ya Rabb, mungkin ini peringatan dariMu. Ketika aku dengan tanpa sadar dan khilafku, aku mencintai makhlukMu 'LEBIH' dari aku mencintaiMu. Ya Rabb, aku hanya hambaMu yang biasa yang sedang jatuh cinta, yang sedang tersakiti, Ana ukhibbu ilaka jiddan, aku mencintainya karenaMu, jika caraku salah, maafkan aku, aku khilaf......

Selasa, 12 Februari 2013

Kisah Cinta Zulaikha dan Nabi Yusuf

Kisah Nabi Yusuf a.s yang sangat tampan dan Siti Zulaikha, ibu angkatnya, yang amat mencintai Rasul Allah adalah kisah cinta versi Islam yang sangat terkenal. Siti Zulaikha sanggup menabur fitnah karena cintanya di tolak oleh Nabi Yusuf a.s. Sesudah Nabi Yusuf menjadi belia, maka ketampanan wajahnya tersebarlah. Makin hari, hati Siti Zulaikha tidak tenang. Dirinya senantiasa terfikirkan wajah tampan anak angkatnya itu. Akhirnya kerinduan pada cinta itu membuat Siti Zulaikha merencanakan suatu akal. Dia mulai memakai pakaian yang menggoda bersama wewangian yang semerbak harumnya melangkah ke kamar Nabi Yusuf a.s dan menodai Nabi Allah, Yusuf.

Tiba-tiba Zulaikha masuk ke dalam, mendekatinya dengan ramah, dan memegang tangannya sambil menutup pintu kamar. Zulaikha merasakan kegelisahan, ketakutan, dan tak boleh menjawab pandangan kedua mata Yusuf. Ia lalu berpaling ke arah Yusuf, sedangkan Yusuf selalu berusaha menjauh darinya.
Istri Al-Aziz itu kemudian berkata, "Apakah maksud semua ini, hai, Yusuf? Janganlah engkau menjauh dariku, sehingga aku binasa karena rindu kepadamu". Yusuf diam tanpa jawaban, Istri Al-Aziz mendekatinya lagi seraya berkata, "Aduhai, Yusuf, betapa indahnya rambutmu".
Yusuf menjawab, "Inilah sesuatu yang pertama kali akan berhamburan dari tubuhku setelah aku mati".
"Aduhai, Yusuf, betapa indahnya kedua matamu!". Bujuk istri Al-Aziz lagi.
"Keduanya ini adalah benda yang pertama kali akan lepas dari kepalaku dan akan mengalir ke muka bumi!"
Istri Al-Aziz berkata lagi, "Betapa tampannya wajahmu, hai, Yusuf".
"Tanah kelak akan melumatkannya," jawab Yusuf.
Kemudian Zulaikha berkata kepadanya, "Telah terbuka tubuhku karena ketampanan wajahmu".
"Syaitan telah menolongmu untuk berbuat hal itu!" Kata Yusuf.
"Yusuf! Bagaimanapun aku harus mendapatkan apa yang selama ini kudambakan, dan kini aku datang karenanya". Kata Zulaikha.
Yusuf menjawab, "Kemanakah aku akan lari dari murka Allah jika aku mendurhakaiNya?"
Nabi Yusuf kemudian mulanya menjauh dan melarikan diri dari Istri Al-Aziz. Zulaikha mengejar dan sempat tangannya mencapai pakaian Yusuf dari arah belakang. Lalu terkoyaklah pakaiannya (Yusuf).
Zulaikha merasa takut, lalu melaporkan hal tersebut kepada suaminya dengan menfitnah mengatakan bahwa dia di nodai Yusuf. Tetapi Al-Aziz tidah mempercayainya karena sifat jujur Yusuf dan juga bukti yang nyata yaitu baju Yusuf terkoyak di bagian belakang.
Berita itu tersebar dengan cepat sekali di Mesir. Zulaikha merasa malu dan kemudian menemui penyesalan. Dia menjemput para wanita untuk menghadiri suatu majelis di rumahnya. Diatas meja majelis tersebut terdapat buah-buahan dan juga pisau. Ketika mereka berborak-borak sambil ditangan mengupas buah, lalu Zulaikha memanggil Yusuf. Yusuf pun keluar. Tiba-tiba semua mata berpaling pada raut wajah yang sangat tampan itu tanpa sadar darah hangat mengalir dari jari-jemari mereka karena terpukau dengan raut wajahnya. Yusuf dapat melihat niat jahat ibu angkatnya lalu memohon pada Allah sambil berlindung kepada Allah.
Yusuf berkata, "Ya Allah, penjara lebih kusukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Dan jika tidak Allah hindarkan aku dari tipu daya mereka, tentulah aku tertarik kepada mereka, dan tentulah aku termasuk orang yang Jahil".
Allah meneguhkan hamba-hambaNya yang mukmin serta berlindung dan berpegang dengan kebenaran yang diperintahkan olehNya. "Maka Tuhan memperkenankan doa Yusuf, dan Dia menghindarkan Yusuf dari tipu daya mereka. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar, Yang Maha Mengetahui".

Setelah beberapa lama Yusuf di penjara, Zulaikha mulai menyesal atas perbuatannya. Wanita itu bertanya kepada dirinya sendiri, "Salahkah aku tatkala aku menuruh Al-Aziz memasukkan Yusuf ke dalam penjara? Ya, kuharamkan diriku melihat Yusuf..." Sekali lagi ia berfikir dalam kegelisahannya, "Tetapi, apakah aku bersalah dalam urusan itu?".
Ia menyanggah dirinya sendiri untuk lepas dari azab, seperti seorang dermawan yang haus, tetapi tidak sanggup menjangkau air yang dipikul di bahunya sendiri. Hari demi hari, bulan demi bulan, dan tahun demi tahun berjalan tanpa sunyi dari cerita istri Al-Aziz dengan Yusuf.

Tiba-tiba dengan izin Allah, datanglah utusan Raja, memerintahkan Al-Aziz untuk datang ke istana. Istri Al-Aziz sangat heran. Sebab hal itu belum pernah terjadi sebelumnya. Ia bertanya kepada suaminya apa kira-kira yang menyebabkan sang Raja memanggilnya ke Istana.
Al-Aziz menjawab, "Mungkin ada urusan yang berhubungan dengan Yusuf".
Mendengar nama Yusuf disebut lagi, lenyaplah segala dugaan. Tetapi benarkah Raja hanya hendak berbicara dengannya tentang Yusuf?
Dengan penuh pertanyaan di benaknya, pergilah Istri Al-Aziz menuju istana Raja. Disana didapatinya wanita-wanita yang telah memotong tangannya beberapa waktu yang lalu. Semuanya menghadap Raja Mesir. Sementara itu sang Raja memandangi wajah para wanita itu satu persatu, kemudian mengajukan pertanyaan singkat kepada wanita-wanita itu. "Bagaimana keadaanmu ketika kamu menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya (kepadamu)?".
Mereka menjawab dengan serentak, "Kami tidak mendapati suatu keburukan padanya (Yusuf)".
Tiba-tiba tanpa diminta oleh Raja, Istri Al-Aziz berbicara. Ia merasa telah tiba saatnya untuk berterus terang tentang perihal itu. agar hilang semua beban dosa karena tindakan aniayanya terhadap Yusuf. Dihadapan Raja, wanita-wanita kota, dan seluruh yang hadir disitu, Ia menerangkan:
"Sekarang jelaslah kebenaran itu, akulah yang menggodanya untuk menundukkan dirinya (kepadaku), dan sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang benar".
Yusuf berkata, "Yang demikian itu agar dia (Al-Aziz) mengetahui bahwa sesungguhnya aku tidak berkhianat kepadanya dibelakangnya, dan bahwasanya Allah tidak merelai tipu daya orang-orang yang berkhianat. Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karenan sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun, Maha Penyayang".

Terjadi perbedaan pendapat tentang kehidupan perempuan itu selanjutnya. Sebagian orang berpendapat bahwa sejak itu Istri Al-Aziz hidup bersama kesedihan dan putus asa karena ingatannya kepada Yusuf. Sebagian yang lain berpendapat bahwa Istri Al-Aziz itu akhirnya pindah ke suatu tempat yang jauh dan tiada kabar beritanya sama sekali. Yang jelas, kehidupan wanita itu menjadi terganggu, karena cinta kepada Yusuf.
Namun ada yang mengisahkan setelah peristiwa itu Zulaikha bertaubat kepada Allah SWT. Ketika Yusuf diutus menjadi Rasul dan menjadi penguasa menggantikan Al-Aziz, Nabi Yusuf berjumpa dengan Zulaikha yang ketika itu keadaannya sudah tua. Akhirnya Allah menjadikan Zulaikha remaja dan berkawin dengan Nabi Yusuf. Maka jadilah Zulaikha seorang wanita yang solehah yang senantiasa beramal kepada Allah SWT.

Bacalah Surat Yusuf Ayat 4 yang berbunyi:
"Idz Qaala Yuusufu Li Abiihi Yaa Abati Inni Ra Aitu Ahada' Asyara Kaukabauw Wasy Samsy Wai Qamara Ra Aituhum Lii Sajidin"
Artinya:
"Ingatlah ketika Yusuf berkata kepada Ayahnya, 'Wahai Ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas buah bintang, matahari, dan bulan kelihatan semua sujud kepadaku..."

Kemudian sambung Surat Thaahaa Ayat 39:
"Wa-alqayka'alayka mahabbatan minnii walitushna'a'laa 'ainii"
Artinya:
"Dan Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dariku, dan supaya kamu diasuh dibawah pengawasanku". (QS. Thaahaa: 39)

Kisah Zulaikha ini dapat dibaca di dalam Al-Qur'an Surat Yusuf Ayat 21-53
:)

Rabu, 30 Januari 2013

Aku sayang Allah<3

Terima kasih ya Allah, atas segala hal di hidupku, atas setiap detik yang terjadi selama 19 tahun 10 bulan 24 hari yang telah aku lewati di dunia ini. Baik dan buruknya, Kau lah yang mengaturnya dalam setiap lembar Kitab Lauhul Mahfudz milik-Mu. Dan yang aku tau, itu semua pasti yang sangat sangat terbaik untukku. Alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah :-)

Selasa, 22 Januari 2013

Terasa asing...

Entah kenapa, orang yang gue sayang rasanya kaya orang asing bagi gue sekarang, gue kaya cuma 'sebatas kenal' sama dia, gak kaya dulu lagi. Dekeeettt, tapi sekarang? Mana? Apa si yang lagi dia lakuin? Apa si kesibukan dia? Bahkan kabar dia aja gue gapernah tau.. siapa yang mesti disalahin atas perasaan gue yang jadi asing ini? Apa gue yang gak pernah bisa nerima sifat dia yang cuek itu? Atau emang dia yang cueknya terlalu kebangetan? :')
Dulu dengan bangganya gue slalu nyeritain tentang dia tiap temen temen gue juga pada ngegosip tentang cowonya. Tapi sekarang? Ahh, apa yang bisa di ceritain tentang dia? Sms aja gak pernah, nelfon apalagi, sekalipun ngabarin cuma kaya gitu gitu aja.. semalem pas temen temen gue ngajak nonton sama cowo masing masing aja entah kenapa gue langsung nolak abis, gue punya pacar, tapi cuma 'sebatas' punya, tanpa perhatian, tanpa kasih sayang juga..
Sedih rasanya, kamu terlalu cuek, kamu terlalu sibuk, kamu asing buat aku sekarang...

Jumat, 18 Januari 2013

Untukmu Cinta

Untukmu Cinta,
Cukuplah Allah yang mengetahui seberapa besar rasa yang ada di dalam hatiku untukmu. Dan hanya Allah lah yang punya hak menghalalkan rasa ini..

Sabtu, 12 Januari 2013

The Power of 'Doa'

"Berikan aku yang terbaik ya Allah..."
Selalu kata itu yang kuucap dalam doa di setiap sujud akhirku. Begitu percayanya aku akan takdir takdir Allah, yang pasti sangat baik untukku. Mempasrahkan segalanya kepada Allah, tawakal, ikhtiar, ikhlas. Karena pada kenyataannya aku hanyalah seorang pemeran utama dalam semua skenario kehidupanku ini, dan Allah adalah sutradara terbaiknya.

"Jaga dia ya Allah..."
Melulu juga, kata itu yang tak pernah absen aku ucap dalam sujudku. Iya, itu bukti bahwa aku selalu memelukmu dalam doa, menjagamu, lewat Allah, Sayang.

Ya Allah, berikan yang terbaik untuk hidupku, untuk orang tuaku, aku sangat sangat ingin membahagiakan mereka. Dan untuk 'dia', tunjukkan kepadaku ya Allah, jika dia memang baik untukku maka mohooooon jaga hati dan matanya agar hanya untukku, seperti aku yang Insya Allah akan slalu menjaga mata dan hati ini hanya untuk 'dia' yang saat ini ku sayang. Namun jika menurut-Mu dia bukan yang terbaik untukku, maka perlihatkan dan perdengarkan lah padaku apa yang memang harus aku lihat tentangnya, dan silahkan pisahkanlah kami dengan cara yang baik, dengan segala keihklasan di hati kami masing-masing. Karena sesungguhnya aku sangat percaya akan segala skenario terbaik dan terindah untukku yang sudah Kau ciptakan dalam Kitab Lauhul Mahfus-Mu...

Minggu, 06 Januari 2013

Perpisahan

Kenyataan, bahwa perpisahan benar-benar dapat
memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap
saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa
setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan
tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi..
Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba
hilang berganti kemarau gersang..
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam
perpisahan panjang..

15 September 2012 :')

Jumat, 04 Januari 2013

Untukmu, 15 September 2012...

Hai, Sayang. :)


Apa kabarmu hari ini, Sayang? Apa yang sedang kau lakukan di siang hari Jum'at ini? Masih ingatkah kau padaku? Ahh, rasanya sudah lama sekali kita tak berbincang. Aku tak menyapamu, di sms, di telfon, maupun di jejaring sosial, begitupun kau. Masih adakah aku di hati dan pikiranmu?
Iyah, kau terlalu sibuk dengan organisasi kampusmu, kau terlalu sibuk dengan tugas-tugasmu, kau terlalu sibuk dengan duniamu, Sayang. Hingga sering sekali kau melupakan aku, mengabaikan aku.
Tapi kau harus tau, betapa bangganya aku terhadapmu, betapa kagumnya aku padamu, pada setiap yang kau kerjakan tiap harinya, pada setiap yang kau lakukan dalam hidupmu. Sungguh, Sayang. 
Aku tak pernah lelah menunggu kabar dari mu, menunggu mu menjemputku di tempat biasa untuk mengajakku pergi jalan-jalan. Percayalah padaku, tak pernah sedikit pun aku lelah menantimu, Sayang.
Jika terkadang aku kesal atau marah padamu karna kau telat mengabariku atau berhari-hari tanpa kabar, jangan salahkan aku, Sayang. Salahkan rindu, yang memang selalu datang tanpa permisi dan tanpa mengenal waktu. Iyah, itu karena aku hanya rindu. Seperti saat ini, aku rindu padamu. Tapi aku tak pernah berani untuk jujur kepadamu, aku terlalu pengecut untuk mengatakan rindu. Aku takut ini akan mengganggu pikiranmu. Biar saja ini menjadi rahasiaku dan akan selalu menjadi perbincanganku dengan Tuhan di setiap sujud-ku.
Sekarang, silahkan kejar duniamu, Sayang. Akupun akan mengejar duniaku.
Untukmu... #DA :)

Jumat, 04 Januari 2013

Helloooooo, this is my new blog! :D

Pertama kalinya gue bikin blog. Sebenernya sih udah minat dari dulu dulu duluuuu banget buat ngeblog, cuma baru kesampean bikinnya sekarang aja hehe maklum gue orangnya males ribet. Dan ternyata enak juga yah ngeblog, ngatur blognya gimana, dan semua bisa sesuai keinginan kita hehe. Oke, mari ngeblog! Bissmillah! :D